Draf Kontrak Dokumentasi Legal Ketenagakerjaan

Bentuk-bentuk Perusahaan

Menurut Undang-undang Nomor 3 Tahun 1982 Tentang Wajib Daftar Perusahaan, Pasal 1 huruf b mendefiniskan perusahaan sebagai setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus menerus dan yang didirikan, bekerja serta berkedudukan dalam wilayah Negara Republik Indonesia, untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba. Ketentuan yang sama namun lebih lengkap juga diatur dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 1997 Tentang Dokumen Perusahaan, bahwa perusahaan adalah setiap bentuk usaha baik yang diselenggarakan oleh orang-perorangan maupun badan usaha – berbadan hukum maupun non badan hukum. Selengkapnya bunyi pasal tersebut:

Perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang melakukan kegiatan secara tetap dan terus menerus dengan tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba, baik yang diselenggarakan oleh orang-perorangan maupun badan usaha yang berbentuk badan hukum atau bukan badan hukum, yang didirikan dan berkedudukan dalam wilayah Negara Republik Indonesia (Pasal 1 Angka 1).

Uraian di atas memberi kita bahan untuk memahami, bahwa suatu perusahaan harus memenuhi unsur-unsur:

  1. Bentuk usaha, baik orang perseorangan atau badan usaha (baik badan hukum maupun non badan hukum).
  2. Melakukan kegiatan secara tetap dan terus menerus.
  3. Bertujuan mencari keuntungan atau laba.

Agar mengikat dan efektif, suatu perusahaan harus dilegalkan, meskipun beberapa bentuk perusahaan sudah legal secara hukum. Sebuah perusahaan perseorangan, karena bersifat one man show maka tak memerlukan prosedur pendirian perusahaan yang rumit, sementara persekutuan perdata murni masih memerlukan perjanjian persekutuan perdata – dan firma serta komanditer (CV) pembentukannya memerlukan akta otentik yang dibuat oleh notaris.

Legalisasi tersebut bertujuan agar tindakan-tindakan perusahaan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, baik di lingkungan internal para pemilik badan usaha maupun dengan pihak ketiga. Suatu perusahaan telah menjadi bukan hanya kesatuan ekonomi, tapi juga telah masuk pada unsur yuridis-nya. Sebagai kesatuan ekonomi dan yuridis, badan usaha merupakan sekumpulan orang yang saling terikat secara hukum untuk melakukan kegiatan mencari laba.

Sebagai pemilik usaha kecil atau menengah, lambat laun Anda akan membutuhkan badan usaha. Bukankah salah satu tujuan Anda adalah mengembangkan bisnis Anda sampai tak terhingga? Untuk mencapai visi misi usaha Anda itu, tentunya Anda sudah siap untuk menghadapi partner bisnis baru dan masuknya modal investasi. Itulah alasan mengapa Anda membutuhkan perusaaan: untuk mengatur hubungan bisnis dengan sesama pemegang saham dan membuat hitung-hitungan modal dan dividen menjadi lebih clear.

BENTUK PERUSAHAAN

  • Orang Perseorangan

- Perusahaan Perseorangan

  • Badan Usaha

- Persekutuan: Persekutuan Perdata, Firma (Fa.), Komanditer (CV).

- Badan Hukum: Perseroan Terbatas (PT), Koperasi, Perusahaan Umum (Perum), Perusahaan Daerah (PD).

(www.legalakses.com).

Artikel Terkait:

FOOTER LA - Panduan Membuat Kontrak Bisnis

Komentar

Komentar

Draf Kontrak Dokumentasi Legal Ketenagakerjaan
   
POPULER
01. Yang Perlu DIperhatikan Dalam KOntrak Sewa Ruko 21. Yang Perlu Diperhatikan Dalam Membeli Tanah dan Bangunan 20. Bedanya DIstributor dan Agen
13. Mendirikan Perusahaan UMKM 19. Pembagian HArta Perkawinan Dalam Perceraian 18. Perjanjian, Kontrak dan MoU
17. Cara Mencabut Surat Kuasa 16. Kontrak Yang Dibuat Dalam Bahasa Asing Tetap Sah 15. Mengelola Dokumen Legal Perusahaan