Berita Acara Serah Terima Hasil Pekerjaan Jasa Desain Website

Dok Ketenagakerjaan Perusahaan

BERITA ACARA SERAH TERIMA HASIL PEKERJAAN JASA DESAIN WEBSITE dibuat pada hari dan tanggal diserahkannya hasil pekerjaan jasa desain website tersebut. Penyerahan hasil pekerjaan itu dilakukan oleh pelaksana kerja kepada pemberi kerja. Pelaksana kerja merupakan pihak yang melaksnakan pekerjaan jasa pembuatan website. Atas dilaksanakannya pekerjaan jasa tersebut, maka pelaksana kerja berhak untuk memperoleh uang biaya jasa – atau kebendaan lainnya sesuai dengan kesepakatan. Dengan demikian, berita acara merupakan bentuk serah terima hasil pekerjaan seperti yang telah dijanjikan.

Suatu berita acara serah terima hasil pekerjaan jasa desain website diawali dengan adanya perjanjian, yaitu perjanjian pembuatan desain website. Perjanjian itu tidak harus dibuat secara tertulis, karena bisa juga disampaikan secara lisan. Misalnya, dengan cara pemberi kerja menelpon atau mengirim email kepada pelaksana kerja untuk membuatkan desain website. Kesepakatan itulah, yang dibuat dalam perjanjian baik yang tertulis maupun lisan, yang menajadi dasar dibuatnya berita acara serah terima hasil pekerjaan jasa pembuatan desain website.

Dalam berita acara, para pihak terlebih dahulu perlu menerangkan, bahwa setelah pemberi kerja melakukan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan, pemberi kerja telah berkesimpulan bahwa pelaksana kerja telah mengerjakannya dengan baik. Pemberi kerja juga menilai pelaksanaan pekerjaan itu berdasarkan hasilnya yang telah ia terima.  

Selanjutnya, setelah menguraikan latar belakang perjanjian dan telah diperiksanya hasil pekerjaan, para pihak saling menyatakan memberi dan menerima hasil pekerjaan. Pada titik inilah, secara hukum hasil pekerjaan diserahterimakan. Pelaksana kerja, dengan demikian, telah melaksanakan kewajibannya melaksanakan pekerjaan pembuatan desain website, dan begitupun pemberi kerja telah menerima haknya sesuai perjanjian.  

Meskipun serah terima pekerjaan telah dilaksanakan, umumnya pemberi kerja menuntut adanya masa garansi. Masa garansi ini merupakan jangka waktu tertentu dimana pelaksana kerja masih bertanggung jawab untuk memperbaiki adanya kesalah-kesalahan dalam sistem maupun desain website. Pelaksana kerja tidak lagi berkewajiban melakukan perbaikan itu setelah masa peralihan berakhir – yang, tentunya, pelaksana kerja dapat meminta fee tambahan untuk segala perbaikan dilauar masa pemeliharaan.

Terakhir, dalam berita acara juga perlu ditegaskan bahwa berita acara tersebut merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian. Hal ini untuk menegaskan, bahwa Berita Acara tersebut dibuat karena adanya perjanjian – yang tanpa perjanjian itu tak mungkin Berita acara tersebut dibuat.

Artikel terkait:

  1. Contoh Berita Acara Serah Terima Hasil Pekerjaan Jasa Pembuatan Desain Webiste
  2. Contoh Perjanjian Pembuatan Desain Website
Share Button

Komentar

Komentar