Hukum Perjanjian

Orang Yang Tidak Cakap Melakukan Perbuatan Hukum

Cakap berarti mampu, dan cakap melakukan perbuatan hukum berarti orang yang dianggap mampu untuk melakukan perbuatan hukum dan memikul seperangkat hak dan kewajibannya. Prinsipnya, undang-undang telah menganggap setiap orang dapat melakukan perbuatan hukum – setiap orang dapat membuat perjanjian. Pengecualian…

Asas-asas Perjanjian

Asas-asas perjanjian diatur dalam KUHPerdata, yang sedikitnya terdapat 5 asas yang perlu mendapat perhatian dalam membuat perjanjian: asas kebebasan berkontrak (freedom of contract), asas konsensualisme (concsensualism), asas kepastian hukum (pacta sunt servanda), asas itikad baik (good faith) dan asas kepribadian (personality).

Jaminan Fidusia

Fidusia berasal dari bahasa Romawi, fides, yang artinya “kepercayaan”. Dalam bahasa Belanda fidusia dikenal sebagai Fiduciare Eigendom Overdracht, atau penyerahan hak milik secara kepercayaan. Secara terminologi, pengertian fidusia adalah pengalihan hak kepemilikan suatu benda dari sesorang kepada orang lain atas dasar kepercayaan, dengan ketentuan bahwa…

Berakhirnya Pemberian Kuasa

Pemberi Kuasa Menarik Kembali Pemberian Kuasanya Berbeda halnya dengan perjanjian yang menuntut persetujuan kedua belah pihak dalam rangka mengakhiri perjanjian, suatu Pemberian Kuasa dapat berakhir dengan penarikan kembali Pemberian Kuasa tersebut secara sepihak oleh Pemberi Kuasa. Pemberi Kuasa dapat menarik…

Untuk Apa Membuat Perjanjian/Kontrak?

Tujuan membuat perjanjian atau kontrak adalah layaknya membuat undang-undang: mengatur hak dan kewajiban para pihak dan menjadikannya alat bukti jika terjadi sengketa. Jika undang-undang mengatur seluruh warga masyarakat, maka perjanjian hanya mengikat para pihak yang menandatanganinya. Jika suatu saat terjadi sengketa akibat pelaksanaan…

Memperoleh Kesepakatan Kontrak Dengan Negosiasi

Setiap hari kita bernegosiasi, bahkan sudah semenjak bangun tidur. Persoalan sepele seperti menentukan lokasi makan siang dengan rekan kerja kadang bisa menghasilkan negosiasi yang rumit, apalagi untuk membicarakan bisnis. Pada dasarnya manusia adalah mahluk negosiator, dan sebagai negosiator kadang kita melakukannya dengan baik – tapi…

Kapan Para Pihak Dianggap Lalai Melaksanakan Perjanjian?

Pasal 1238 Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUHPerdata) menentukan, “Si berhutang adalah lalai, apabila ia dengan surat perintah atau dengan sebuah akta sejenis itu telah dinyatakan lalai, atau demi perikatannya sendiri, ialah jika ini menetapkan, bahwa si berhutang akan harus dianggap…

Waktu dan Tempat Perjanjian

Pernahkah anda mengalami situasi dimana ketika anda bangun tidur anda tidak mengetahui sedang berada di mana dan kapan? – meskipun situasi itu hanya beberapa detik saja terjadi. Tentunya keadaan itu sangat membingungkan, dan mungkin membuat anda  ngeri karena dalam beberapa detik itu…

Fungsi Nomor Perjanjian

Bayangkan jika kita mencari alamat rumah seseorang dan sudah menemukan nama jalan sesuai alamat, apa yang selanjutnya dicari? Tentu saja nomor rumah. Nomor perjanjian sama seperti nomor rumah, sebagai identitas alamat sebuah dokumen dalam susunan yang telah ditentukan berdasarkan penomoran…