Hukum Perkawinan

Alasan-alasan Mengajukan Perceraian

Follow @LegalAkses Mengajukan gugatan cerai secara hukum bukanlah perkara mudah. Gugatan cerai perlu dilakukan secara sungguh-sungguh dengan rasio yang matang dan mantap. Oleh sebab itu, hukum memberikan batasan-batasan sebagai syarat-syarat yang perlu dipenuhi untuk dapat dilakukannya gugatan cerai. Follow @LegalAkses

Membagi Warisan Jika Istri Lebih Dari Satu Orang

Follow @LegalAkses Secara hukum istri merupakan pihak yang berhak menerima warisan jika seorang suami meninggal dunia. Masalah tidak akan timbul jika perkawinan yang dilakukan suami tersebut monogami, namun tuntutan bertubi-tubi akan muncul jika suami tersebut memiliki istri lebih dari seorang…

Li’an, Sumpah Suami Yang Menuduh Istrinya Berzina

Follow @LegalAkses Li’an adalah sumpah seorang suami untuk meneguhkan tuduhannya bahwa istrinya telah berzina dengan laki-laki lain. Sumpah itu dilakukan suami karena istrinya telah menyanggah tuduhan suaminya itu, sementara suami sendiri tidak memiliki bukti-bukti atas tuduhan zina-nya. Di sidang Pengadilan Agama, hakim karena jabatannya dapat menyuruh suami untuk bersumpah secara Li’an. Follow…

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

Follow @LegalAkses Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Menurut UU No 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), KDRT adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat  timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis dan/atau  penelantaran rumah tangga…

Pencegahan dan Pembatalan Perkawinan

Follow @LegalAkses Pencegahan Perkawinan Suatu perkawinan yang dilangsungkan menurut hukum perkawinan Islam  (UU No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam) dapat dicegah apabila pihak yang hendak melakukan perkawinan tidak memenuhi syarat untuk melangsungkan perkawinan. Mereka yang dapat melakukan pencegahan perkawinan adalah…

Syarat Melakukan Perkawinan

Follow @LegalAkses Perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami-isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa (UU No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan). Suatu perkawinan baru dapat…

Poligami

Follow @LegalAkses Poligami, atau beristri lebih dari satu orang secara bersamaan, oleh hukum Islam pada prinsipnya diperbolehkan, namun hal itu memerlukan syarat-syarat tertentu. Syarat pertama, poligami terbatas hanya sampai empat istri, dan terhadap istri-istrinya itu suami harus mampu berlaku adil –…

Akibat Perceraian Terhadap Harta Perkawinan

Follow @LegalAkses Putusnya suatu perkawinan dapat terjadi baik karena “kematian”, “putusan pengadilan” maupun karena “perceraian” (pasal 38 UU Perkawinan). Dengan terjadinya kematian salah satu pihak suami atau istri, maka otomatis perkawinan mereka menjadi putus. Putusnya perkawinan karena putusan pengadilan dapat…