Hukum Perusahaan

CARA MENDIRIKAN PT/CV

Ada dua hal utama yang harus dilakukan untuk mendirikan perusahaan, baik PT (Perseroan Terbatas) maupun CV: membuat akta pendirian perusahaan dan mangurus perizinannya. Anda perlu melibatkan beberapa orang untuk melakukan keduanya.

MENDIRIKAN PERUSAHAAN PT (PERSEROAN TERBATAS)

Untuk mendirikan perusahaan Perseroan Terbatas (PT), pertama-tama Anda harus membuat Akta Pendiriannya lebih dulu. Anda harus membuatnya berdasarkan akta Notaris di kantor Notaris. Sebagai syarat, Anda hanya perlu menyiapkan fotokopi KTP dan surat pernyataan setor modal. 

INVESTASI BISNIS ATAU UTANG PIUTANG?

Sering kita menginvestasikan uang ke dalam sebuah bisnis atau proyek, kemudian menerima keuntungan bisnis itu disertai pengembalian uang investasinya. Sebenarnya itu adalah utang, dan bukannya benar-benar investasi. Sayangnya, sering utang tersebut tidak dilindungi oleh jaminan pelunasannya, dan tentu saja ini…

PINJAM BENDERA PERUSAHAAN UNTUK MENGERJAKAN PROYEK

Meminjam Bendera Perusahaan milik pihak lain untuk mengerjakan sebuah proyek, dalam praktek bisnis, adalah hal yang umum. Di sini perusahaan nantinya akan mendapatkan imbalan fee, misalnya presentase dari nilai proyek. Namun sebagai pemilik perusahaan, anda harus berhati-hati, sebab praktek tersebut…

Mengelola Dokumen Legal Perusahaan

Pekerjaan rumah berikutnya setelah mendirikan perusahaan (PT) adalah mengurus perizinan dan kontrak-kontrak perusahaan. Karena umumnya perusahaan memiliki banyak sekali perizinan dan kontrak, maka pemilik perusahaan harus mengelolanya dengan rapih agar terhindar dari sanksi hukum dan gugatan pihak lain. Untuk mengelola…

Cakap Hukum Secara Perdata

Cakap hukum secara perdata berarti kecakapan seseorang untuk melakukan perbuatan hukum di lapangan perdata, dan karenanya mampu untuk mempertanggungjawabkan akibat hukumnya. Seorang karyawan pabrik merupakan orang yang cakap untuk melakukan perbuatan hukum, namun ia dianggap tidak cakap untuk membuat kontrak…

Bentuk Kemitraan UMKM

Hubungan kemitraan antara UMKM dan Usaha Besar harus dilandasi prinsip saling membutuhkan, saling mempercayai, saling memperkuat, dan saling menguntungkan. Hubungan itu juga harus menjunjung etika bisnis yang sehat, yang dijalankan dalam kedudukan hukum yang setara. Dalam hubungan kemitraan tersebut, Usaha…