Draf Kesepakatan Bersama Pelunasan Sisa Hutang

Dok Ketenagakerjaan Perusahaan

KESEPAKATAN BERSAMA PELUNASAN SISA HUTANG

KESEPAKATAN BERSAMA PELUNASAN SISA HUTANG (“Kesepakatan Bersama”) ini dibuat pada hari ini, _________ tanggal __ ____________ _____, oleh dan diantara:

1. Nama                             :
    Tempat/Tanggal Lahir   :
   Alamat                           :
   No. KTP                         :
   Selanjutnya dalam Kesepakatan Bersama ini disebut sebagai “PIHAK PERTAMA“.
 
2. Nama                            :
   Tempat/Tanggal Lahir   :
   Alamat                           :
   No. KTP                         :
   Selanjutnya dalam Kesepakatan Bersama ini disebut sebagai “PIHAK KEDUA“.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara bersama-sama selanjutnya disebut sebagai “Para Pihak” dan sendiri-sendiri disebut sebagai “Pihak”. Para Pihak dengan ini sepakat:

  1. Bahwa, pada tanggal __ _______________ ____ PIHAK KEDUA telah meminjamkan uang kepada PIHAK PERTAMA atas permintaan PIHAK PERTAMA sebesar Rp. ______________ (_____________________ rupiah) (“Hutang”), dengan janji Hutang tersebut akan dilunasi oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA dengan jatuh tempo pada tanggal __ ___________________ ____________ (“Tanggal Jatuh Tempo”);
  2. Bahwa, sampai dengan Tanggal Jatuh Tempo tersebut PIHAK PERTAMA ternyata hanya dapat melakukan pembayaran atas sebagian Hutang tersebut kepada PIHAK KEDUA sebesar Rp. _________________ (_____________________ rupiah), sehingga dengan demikian maka PIHAK PERTAMA masih memiliki Sisa Hutang yang wajib dibayarkan oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA sebesar Rp. ________________ (_______________________ rupiah) (“Sisa Hutang”);
  3. Bahwa, untuk melunasi Sisa Hutang PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA, maka Para Pihak dengan ini sepakat bahwa PIHAK PERTAMA akan melakukan pembayaran Sisa Hutang tersebut kepada PIHAK KEDUA dengan jangka waktu sampai selambat-lambatnya tanggal __ ________________ ______________;
  4. Bahwa, untuk menjamin terlaksananya pembayaran Sisa Hutang oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA sebagaimana dimaksud Butir 3 diatas, maka PIHAK PERTAMA dengan ini menjaminkan barang bergerak miliknya yang berupa ________________ merek _______________ tipe ________________ sebanyak ___ (____________________) buah dengan perkiraan harga sebesar Rp. ____________________ (rupiah) (“Barang Jaminan”);
  5. Bahwa, dalam hal PIHAK PERTAMA tidak dapat melaksanakan kewajibannya untuk melunasi Sisa Hutang kepada PIHAK KEDUA pada tanggal tersebut sebagaimana dimaksud Butir 3 diatas, maka dalam jangka waktu ___ (_________) hari sejak tanggal tersebut PIHAK PERTAMA berkewajiban untuk melakukan penjualan Barang Jaminan dan menyerahkan hasil penjualannya kepada PIHAK KEDUA sampai dengan terpenuhinya pelunasan Sisa Hutang, dengan biaya penjualan yang seluruhnya ditanggung oleh PIHAK PERTAMA sendiri, dan dilakukan dengan pengawasan langsung dari PIHAK KEDUA;
  6. Bahwa, dalam hal PIHAK PERTAMA tidak melaksanakan penjualan Barang Jaminan dalam jangka waktu tersebut sebagaimana dimaksud Butir 5 diatas karena sebab apapun, atau telah melakukan penjualan Barang Jaminan tersebut namun tidak laku terjual atau tidak seluruhnya laku terjual, maka dengan ini Para Pihak sepakat bahwa Barang Jaminan atau sisa Barang jaminan tersebut SECARA HUKUM akan menjadi hak milik dari PIHAK KEDUA sepenuhnya, dan PIHAK PERTAMA berkewajiban untuk menyerahkan Barang Jaminan tersebut kepada PIHAK KEDUA di tempat sebagaimana yang akan ditunjuk kemudian oleh PIHAK KEDUA dengan biaya penyerahan yang menjadi tangung jawab dari PIHAK PERTAMA seluruhnya;
  7. Bahwa, PIHAK PERTAMA dengan ini menyatakan dan menjamin dengan sebenar-benarnya bahwa Barang Jaminan adalah milik PIHAK PERTAMA sepenuhnya, Barang Jaminan tidak sedang berada dibawah penjaminan atas suatu hutang apapun kepada Pihak manapun dan Barang Jaminan tidak sedang terlibat dalam sengketa hukum apapun dengan pihak manapaun;
  8. Bahwa, dalam hal pernyataan dan jaminan PIHAK PERTAMA tersebut sebagaimana dimaksud Butir 7 ternyata tidak benar, maka PIHAK PERTAMA dengan ini bertanggung jawab atas ketidakbenaran pernyataan dan jaminan tersebut, dan oleh karenanya PIHAK PERTAMA membebaskan PIHAK KEDUA dari tuntutan hukum apapun dan dari pihak manapun;

Demikian Kesepakatan Bersama ini dibuat dalam rangkap 2 (dua), masing-masing rangkap bermeterai cukup dan Para Pihak masing-masing memperoleh satu rangkap yang kesemuanya mempunyai kekuatan hukum yang sama.

Para Pihak

PIHAK PERTAMA                            PIHAK KEDUA

(www.legalakses.com)

Download Draf Kesepakatan Bersama Pelunasan Sisa Hutang

Contoh Perjanjian Lainnya:

Share Button
New Picture (5)
IMG_1546Menggunaan Alamat Rumah Tinggal Untuk Domisili Perusahaan IMG_1090 Hilangnya Tanah Milik Dalam Perkawinan Campuran Start Up2Mau Mulai Usaha? Ini Jenis-jenis Badan Usahanya House for sale2Yang Perlu Diperhatikan Dalam PPJB Tanah
Sewa TokoMenghindari Sengketa Hukum Pemilik Tanah Dalam Sewa Toko SKT2Menjual Tanah Non Sertifikat Tanp surat Tanah Legal OfficerFungsi Legal Officer Dalam Perusahaan WaralabaMembangun Bisnis Waralaba (Free Ebook)