Gugatan Rekonvensi

Tips Hukum Jual Beli Tanah dan Bangunan

Selain membela diri dan membantah dalil-dalil yang diajukan Penggugat, seorang Tergugat juga berhak mengajukan gugata balik atau gugatan rekonvensi. Bentuk gugatan rekonvensi hampir sama dengan bentuk gugatan asal, hanya saja terdapat perubahan dalam identitas. Jika dalam konvensi disebut sebagai “Tergugat” maka dalam rekonvensi menjadi “Penggugat”, demikian sebaliknya.

Syarat-syarat mengajukan gugatan rekonvensi:

  1. Gugatan Rekonvensi diajukan selambat-lambatnya bersama-sama dengan jawaban pertama dari Tergugat konvensi.
  2. Gugagan Rekonvensi tidak dapat diajukan dalam tingkat banding maupun kasasi jika pada pemeriksaan tingkat pertama (Pengadilan Negeri) tidak diajukan Gugatan Rekonvensi.
  3. Gugatan Rekonvensi tidak dapat diajukan jika terdapat perbedaan kualitas subyek  hukum. Misalnya, Penggugat Konvensi bertindak sebagai direktur perusahaan, maka Gugatan Rekonvensi tidak dapat diajukan kepada Penggugat Konvensi tersebut secara pribadi, melainkan kepada perusahaan yang diwakilinya.
  4. Gugatan Rekonvensi harus meliputi jenis perkara yang menjadi kekuasaan dalam pengadilan Kovensi.
  5. Meski antara Gugatan Rekonvensi dan Gugatan Konvensi tidak harus memiliki hubungan yang saling ketergantungan, akan tetapi kedua gugatan tersebut harus mengenai satu rangkaian yang berkaitan langsung.

Komentar

Komentar

DRAF SURAT
Download Draf Surat Kuasa Download Draf Berita Acara Draf Surat Pernyataan Draf Surat Resmi
 
TUTORIAL DOKUMEN LEGAL
Cara Membuat Surat Kuasa Dalam 7 Menit! Contoh Surat Kuasa Mengambil Barang Panduan Praktis Membuat Perjanjian Membuat Perjanjian Yang Sah dan Mengikat
 
LEGALPEDIA
Bedanya Distributor dan Agen Tanpa Meterai Perjanjian tetap Sah Perjanjian kontrak MOU
Rahasia Dagang DIgunakan Mantan Karyawan Hukum Kontrak Sewa Ruko Melindungi Rahasia Dagang