Jika Salah Seorang Ahli Waris Tidak Setuju Menjual Rumah Warisan Orang Tuanya

Dok Ketenagakerjaan Perusahaan

Dalam hal salah seorang anak tidak setuju menjual rumah warisan orang tuanya, hal ini bisa jadi kendala bagi anak-anak lainnya yang ingin menjual rumah warisan tersebut – jika semua ahli waris adalah anak dan tidak ada surat wasiat orang tua. Alasan tak ingin menjual rumah warisan tentu saja bukannya tak masuk akal, hal ini jika mengingat nilai historinya. Di sanalah anak-anak, yang merupakan para ahli waris orang tua mereka, pernah tumbuh dan berkembang serta menerima belaian kasih sayang orang tua.

Jalan terbaik memecah persoalan diatas tentu saja dengan musyawarah. Hanya dengan jalan musyawarah dan mencapai kesepakatan bersama itulah persoalan diatas dapat diselesaikan, sebab untuk menjual rumah warisan orang tua harus memperoleh persetujuan dari semua anak sebagai ahli waris.

Dalam prakteknya, jika ahli waris ingin menjual rumah warisan orang tua mereka maka Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) harus memastikan bahwa semua ahli waris hadir dan menandatangani Akta Jual Beli(AJB). Jika salah seorang saja ahli waris tidak memberikan persetujuannya dalam AJB, maka transaksi tersebut tidak dapat dilakukan. PPAT akan menolak membuatkan AJB tanpa persetujuan salah seorang saja dari ahli waris.

Jika penjualan rumah warisan itu tetap dilakukan, misalnya dengan perjanjian di bawah tangan, maka inipun akan menjadi kendala. Ahli waris yang tidak memberikan persetujuannya dapat melakukan perlawanan. Perlawanan itu bisa dilakukan dengan mengambil langkah hukum, baik perdata maupun pidana.

Langkah hukum perdata dapat dilakukan misalnya dengan mengajukan gugatan perdata terhadap ahli waris yang melakukan penjualan atas dasar Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Langkah hukum pidana juga dapat ditempuh dengan mengajukan laporan pidana atas dasar dugaan tindak pidana penggelapan. Pengajuan laporan itu dapat dilakukan terhadap para ahli waris yang melakukan penjualan.

Kembali ke titik awal diatas, bahwa untuk menjual rumah warisan orang tua membutuhkan persetujuan dari semua anak sebagai ahli waris. Dan jalan untuk itu adalah dengan musyawarah untuk memperoleh kesepakatan bersama. (www.legalakses.com).

Artikel terkait:

Share Button

Komentar

Komentar

New Picture (5)
IMG_1546Menggunaan Alamat Rumah Tinggal Untuk Domisili Perusahaan IMG_1090 Hilangnya Tanah Milik Dalam Perkawinan Campuran Start Up2Mau Mulai Usaha? Ini Jenis-jenis Badan Usahanya House for sale2Yang Perlu Diperhatikan Dalam PPJB Tanah
Sewa TokoMenghindari Sengketa Hukum Pemilik Tanah Dalam Sewa Toko SKT2Menjual Tanah Non Sertifikat Tanp surat Tanah Legal OfficerFungsi Legal Officer Dalam Perusahaan WaralabaMembangun Bisnis Waralaba (Free Ebook)