Kontrak dan Hukumnya

Judul:
Membuat Surat Perjanjian
ISBN:
978-979-29-2535-7
Penulis:
Dadang Sukandar, S.H.
Format/Jml. Halaman:
16×23, x + 166 halaman
Harga:

Rp. 34.000

Saat membuat kontrak sering kali kita dihadapkan pada istilah-istilah membingungkan dan sering tertukar: “Perikatan”, “Perjanjian” dan “kontrak”. Dalam hukum, istilah-istilah itu pengertiannya bisa sama bisa juga berbeda.

Perikatan” adalah sebuah hubungan hukum. Prof. Subekti menyebutnya “perhubungan hukum”, yaitu hak si berpiutang – terhadap kewajiban si berhutang – dijamin oleh hukum, dan apabila tuntutan itu tidak dipenuhi secara sukarela – oleh si berhutang – maka si berpiutang dapat menuntutnya di depan hakim. Dalam hubungan hukum hutang-piutang antara Joy (Hadijoyo Trenggono) dan Leman (Sualeman Mubarok), misalnya, hak Joy untuk memperoleh pelunasan hutang dari Leman dijamin oleh hukum. Apabila di kemudian hari Leman ingkar janji membayar hutangnya kepada Joy secara tepat waktu, maka Joy dapat menuntut Leman di pengadilan.

Mengenai “perjanjian” diatur dalam pasal 1313 Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUH Perdata), yaitu “suatu perbuatan yang mana satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang lain atau lebih”. Perjanjian merupakan suatu “perbuatan hukum”. Perbuatan hukum tersebut yang menimbulkan hubungan hukum “perikatan” diantara PARA PIHAK – sehingga dapat dikatakan bahwa hubungan hukum perikatan muncul karena adanya perbuatan hukum perjanjian.

Disamping perjanjian kita mengenal pula istilah “kontrak”. Secara gramatikal, istilah kontrak berasal dari bahasa Inggris, contract. Kedua istilah itu – perjanjian dan kontrak – mengandung pengertian yang sama, yaitu suatu perbuatan hukum yang saling mengikatkan PARA PIHAK kedalam suatu hubungan hukum – perikatan. Istilah “kontrak” lebih sering digunakan dalam praktek – yang umumnya praktek bisnis. Karena jarang sekali orang menjalankan bisnis mereka secara asal-asalan maka kontrak-kontrak bisnis biasanya dibuat secara tertulis, sehingga kontrak dapat pula disebut sebagai “perjanjian yang dibuat secara tertulis”.

Daftar Isi:

Bab 1: Pelajari Kembali Kontrak Anda
Bab 2: Kontrak dan Hukumnya
Bab 3: Membuat, Melaksanakan, dan Menyelesaikan Sengketa Kontrak
Bab 4: Menyusun Isi Kontrak
Bab 5: Contoh-contoh Kontra dan Surat Kuasa

Pemesanan

Dapat dibeli di toko terdekat atau secara online di:
Penerbit Andi
kutubuku.com
bukukita.com
Draf Surat (2)
Surat Kuasa Berita Acara Surat Resmi Surat Pernyataan
   
Legalpedia
01. Yang Perlu DIperhatikan Dalam KOntrak Sewa Ruko 21. Yang Perlu Diperhatikan Dalam Membeli Tanah dan Bangunan 20. Bedanya DIstributor dan Agen
13. Mendirikan Perusahaan UMKM 19. Pembagian HArta Perkawinan Dalam Perceraian 18. Perjanjian, Kontrak dan MoU
17. Cara Mencabut Surat Kuasa 16. Kontrak Yang Dibuat Dalam Bahasa Asing Tetap Sah 15. Mengelola Dokumen Legal Perusahaan
14. Melindungi Rahasia Dagang Dengan Perjanjian Kerahasiaan 12. Membuat Perjanjian Yang Sah dan Mengikat 11. Jika Salah Satu Ahli Waris Tidak Setuju Menjual Tanah Warisan