Faktor-faktor Yang Membuat Kontrak Anda Menjadi Tidak Sah

Kontrak yang tidak sah berarti kontrak tersebut tidak memenuhi satu atau lebih syarat-syarat sahnya kontrak sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1320 KUHPerdata, yaitu:

  • Syarat Subyektif:
  1. Kata Sepakat
  2. Kecakapan Para Pihak
  • Syarat Obyektif:
  1. Suatu Hal Tertentu
  2. Sebab Yang Halal

Konsekwensinya, kontrak tersebut dapat dibatalkan atau batal demi hukum, tergantung syarat mana yang tidak terpenuhi. Kontrak yang dapat dibatalkan (canceling) adalah kontrak yang tidak memenuhi salah satu syarat subyektif, sedang tidak terpenuhinya salah satu syarat obyektif menyebabkan kontrak itu batal demi hukum.

Kontrak yang dapat dibatalkan berarti salah satu pihak dapat mengajukan pembatalan kontrak karena tidak terpenuhinya syarat subyektif. Jika anda menyewa jasa seorang fotografer terkenal untuk keperluan promosi bisnis Anda, namun fortografer tersebut ternyata hanya seorang amatiran yang kebetulan memiliki nama yang sama dengan fotografer terkenal dan Anda baru menyadarinya saat bertemu, Anda berarti berada dalam keadaan khilaf (syarat kata sepakat). Karenanya, Anda berhak untuk mengajukan pembatalan kontrak tersebut.

Membatalkan kontrak tentu saja tak dapat dilakukan dengan serta merta. Pembatalan itu harus dilakukan dengan mengajukan gugatan hukum ke pengadilan. Anda harus meyakinkan hakim, dengan alat-alat bukti yang Anda miliki, bahwa ketika menandatangani kontrak Anda berada dalam keadaan khilaf.

Jika tidak sahnya kontrak itu disebabkan karena tidak terpenuhinya syarat obyektif, yaitu suatu hal tertentu atau sebab yang halal, maka kontrak tersebut batal demi hukum (nul and void). Dalam kontrak yang batal demi hukum, sejak awal kontrak tersebut dianggap tidak pernah ada. Para pihak dianggap tidak pernah membuat kontrak. Berbeda dengan pembatalan kontrak, untuk membuat suatu kontrak batal demi hukum, tidak perlu diajukan gugatan hukum ke pengadilan. (Dadang Sukandar, S.H./www.legalakses.com)

Komentar

Komentar

Draf Surat (2)
Surat Kuasa Berita Acara Surat Resmi Surat Pernyataan
   
Legalpedia
01. Yang Perlu DIperhatikan Dalam KOntrak Sewa Ruko 21. Yang Perlu Diperhatikan Dalam Membeli Tanah dan Bangunan 20. Bedanya DIstributor dan Agen
13. Mendirikan Perusahaan UMKM 19. Pembagian HArta Perkawinan Dalam Perceraian 18. Perjanjian, Kontrak dan MoU
17. Cara Mencabut Surat Kuasa 16. Kontrak Yang Dibuat Dalam Bahasa Asing Tetap Sah 15. Mengelola Dokumen Legal Perusahaan
14. Melindungi Rahasia Dagang Dengan Perjanjian Kerahasiaan 12. Membuat Perjanjian Yang Sah dan Mengikat 11. Jika Salah Satu Ahli Waris Tidak Setuju Menjual Tanah Warisan