Memblokir Sertifkat Tanah Orang Lain

Tips Hukum Jual Beli Tanah dan Bangunan

Pernahkah Anda mengalami situasi dimana Anda menjual tanah Anda dan Pembelinya membayar secara mencicil, kemudian setelah sertifikat tanah itu balik nama sang Pembeli tidak memenuhi kewajibannya memenuhi cicilan? Jika mengalami kasus seperti itu Anda dapat mengajukan gugatan, dan untuk menghindari agar si Pembeli tidak dapat mengalihkan tanahnya selama proses persidangan: Anda dapat memblokir tanah itu lebih dulu.

Untuk melakukan Pemblokiran tentu saja diperlukan alasan yang bukan hanya masuk akal namun juga masuk logika hukum. Jika Anda menggugat orang yang wanprestasi kepada Anda dan menuntut ganti rugi darinya, Anda dapat memblokir tanah orang itu dan menjadikannya jaminan ganti rugi jika Anda memenangkan sidang. Pemblokiran itu berguna, misalnya, untuk menghindari Tergugat menyelundupkan tanahnya.  

Untuk memblokir sertifikat tanah orang lain, Anda dapat mengajukan surat permohonan pemblokiran itu kepada Kepala Kantor Pertanahan setempat. Surat permohonan itu harus menyebutkan alasan-alasan pemblokiran, misalnya karena tanah tersebut sedang terlibat sengketa hukum. Untuk itu, surat permohonan harus dilampiri dengan dokumen-dokumen yang relevan, misalnya fotokopi surat gugatan atau laporan polisi. Hal ini untuk meyakinkan kantor pertanahan bahwa tanah tersebut memang sedang terlibat dalam sengketa dan untuk sementara perlu dibekukan. (www.legalakses.com).

Artikel terkait:

Komentar

Komentar

DRAF SURAT
Download Draf Surat Kuasa Download Draf Berita Acara Draf Surat Pernyataan Draf Surat Resmi
 
TUTORIAL DOKUMEN LEGAL
Cara Membuat Surat Kuasa Dalam 7 Menit! Contoh Surat Kuasa Mengambil Barang Panduan Praktis Membuat Perjanjian Membuat Perjanjian Yang Sah dan Mengikat
 
LEGALPEDIA
Bedanya Distributor dan Agen Tanpa Meterai Perjanjian tetap Sah Perjanjian kontrak MOU
Rahasia Dagang DIgunakan Mantan Karyawan Hukum Kontrak Sewa Ruko Melindungi Rahasia Dagang