Draf Kontrak Dokumentasi Legal Ketenagakerjaan Perjanjian Usaha Bersama_

Menjual Tanah Harta Bersama Jika Salah Satu Suami Atau Istri Tidak Di Tempat

Dalam sebuah perkawinan dikenal adanya harta perkawinan, yaitu harta suami istri dalam perkawinan yang terdiri dari harta bawaan, harta pemberian dan harta bersama. Harta bawaan adalah harta yang dibawa oleh masing-masing suami istri sebelum perkawinan dilakukan, dan masing-masing suami dan istri mempunyai hak dan kekuasaan atas harta yang dibawanya sebelum perkawinan itu. Harta pemberian merupakan harta yang berasal dari warisan, hadian dan hibah, yang hak dan penguasannya juga berada di tangan masing-masing suami dan istri.

Beda halnya dengan harta bersama, yang merupakan harta perkawinan yang diperoleh masing-masing suami istri selama perkawinan, yang tidak dikuasai oleh masing-masing suami atau istri melainkan berada di dalam penguasaan bersama keduanya. Hal ini menyebabkan pemindahannya, misalnya dalam penjualan tanah harta bersama, harus dengan persetujuan kedua belah pihak. Tanpa persetujuan keduanya, misalnya hanya salah satu suami atau istri saja, penjualan tanah harta bersama itu tidak dapat dilakukan.

Namun dalam praktek berumah tangga kadang suami dan istri tidak selalu bisa bersama-sama. Adakalanya salah satu pihak, misalnya suami, tidak dapat bersama istrinya karena misalnya melaksanakan tugas-tugas pekerjaannya di daerah lain, sementara dalam waktu bersamaan keluarga tersebut akan menjual tanah mereka yang termasuk ke dalam harta bersama. Dalam kondisi tersebut, persetujuan kedua suami dan istri tetap diperlukan.

Untuk mengantisipasi keadaan tersebut, persetujuan salah satu pihak (misalnya suami tadi) dapat diberikan melalui surat pernyataan suami yang menyetujui penjualan tanah harta bersama tersebut. Surat itu sebaiknya dibuat secara notaril, atau setidaknya dilegalisir oleh Notaris atau pejabat publik yang berwenang untuk membuktikan keasliannya. Dengan adanya surat persetujuan suami yang demikian, maka sudah cukup bagi Notaris/PPAT untuk membuktikan bahwa suami telah memberikan persetujuannya dan transaksi dapat dilaksanakan. 

(Dadang Sukandar, S.H./www.legalakses.com)

Artikel terkait:

FOOTER LA - Panduan Membuat Kontrak Bisnis

Komentar

Komentar

Draf Kontrak Dokumentasi Legal Ketenagakerjaan Perjanjian Usaha Bersama_
   
POPULER