Pemeriksaan Sertifikat

2. Pemeriksaan Sertifikat

Setelah memeriksanya secara fisik, anda perlu melakukan pemeriksaan sertifikat tanah. Berikut beberapa checklist untuk memeriksa data-data dalam Sertifikat Tanah:

  • Jenis Hak Atas Tanah

Jangan sampai tertipu, pastikan sertifikat tanah yang anda periksa adalah Sertifikat Hak Milik (SHM) jika memang anda berniat membeli tanah hak milik, dan bukannya SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan). Anda sudah bisa menemukan keterangan ini sejak halaman cover sertifikat. 

  • Nomor Sertifikat dan Lokasi Tanah

Nomor Sertifikat dan lokasi tanah tercantum langsung di halaman pertama sertifikat. Pastikan kedua informasi ini sesuai dengan tanah yang akan anda beli.

  • Nama Pemilik

Jangan bertindak konyol dengan melakukan transaksi dengan orang yang mengaku penjual tapi namanya tidak tercantum dalam sertifikat (nama di sertifikat berbeda dengan nama si penjual). Jika demikian keadaannya, maka si penjual harus mempunyai surat kuasa khusus dari pemilik tanah. Surat kuasa itu harus berupa surat kuasa notaril, yaitu surat kuasa yang dibuat oleh Notaris, khusus untuk menjual tanah, termasuk mewakili pemilik tanah menandatangani AJB.  

  • Luas dan Batas-batas Tanah

Pemeriksaan luas dan batas-batas tanah dapat dilakukan dengan membandingkan Surat Ukur dengan kondisi fisik di lapangan. Anda bisa menemukan Surat Ukur itu di dalam sertifikat tanah, yang di dalamnya mengandung informasi luasan dan batas-batas tanah.

  • Riwayat Tanah

Informasi mengenai riwayat tanah dapat diperoleh di bagian pencatatan di halaman-halaman tengah sertifikat. Bagian ini berisi catatan-catatan tentang tanah tersebut: peralihannya, pembebannya sebagai jaminan, dan catatan lain yang diperlukan. Jika tanah tersebut sedang dijaminkan, misalnya karena pemiliknya berhutang ke bank, maka bagian ini akan mencatat penjaminan tersebut – dan catatan mengenai jaminan itu harus dicoret (renvoi) jika hutangnya telah dilunasi. Anda dapat melakukan transaksi tanahnya jika dari catatan riwayat itu tanah tersebut clear dari segala bentuk halangan. Dari daftar riwayat tanah ini anda bisa mengetahui status tanah tersebut dari waktu ke waktu.       

Draf Surat (2)
Surat Kuasa Berita Acara Surat Resmi Surat Pernyataan
   
Legalpedia
01. Yang Perlu DIperhatikan Dalam KOntrak Sewa Ruko 21. Yang Perlu Diperhatikan Dalam Membeli Tanah dan Bangunan 20. Bedanya DIstributor dan Agen
13. Mendirikan Perusahaan UMKM 19. Pembagian HArta Perkawinan Dalam Perceraian 18. Perjanjian, Kontrak dan MoU
17. Cara Mencabut Surat Kuasa 16. Kontrak Yang Dibuat Dalam Bahasa Asing Tetap Sah 15. Mengelola Dokumen Legal Perusahaan
14. Melindungi Rahasia Dagang Dengan Perjanjian Kerahasiaan 12. Membuat Perjanjian Yang Sah dan Mengikat 11. Jika Salah Satu Ahli Waris Tidak Setuju Menjual Tanah Warisan