Perusahaan CV (Komanditer)

Tips Hukum Jual Beli Tanah dan Bangunan

Persekutuan Komanditer adalah Persekutuan Firma dalam bentuk yang lebih khusus – perkembangan lebih lanjut dari Persekutuan Firma. Jika Firma hanya terdiri dari para sekutu yang secara aktif menjalankan perusahaan, maka dalam Komanditer selain sekutu aktif juga terdapat sekutu pasif yang hanya memasukan modal. Karena Firma adalah sebuah Persekutuan Perdata, maka Persekutuan Perdata itu adalah genus dari species Firma, seperti halnya Firma merupakan genus dari species Komanditer. Firma adalah persekutuan perdata, dan Komanditer merupakan Firma dengan tambahan sekutu pasif. Selengkapnya KUHD menegaskan demikian:

Perseroan yang terbentuk dengan cara meminjamkan uang atau disebut juga perseroan komanditer, didirikan antara seseorang atau antara beberapa orang persero yang bertanggung jawab secara tanggung-renteng untuk keseluruhannya, dan satu orang atau lebih sebagai pemberi pinjaman uang. Suatu perseroan dapat sekaligus berwujud perseroan firma terhadap persero-persero firma di dalamnya dan perseroan komanditer terhadap pemberi pinjaman uang (Pasal 19).

Bayangkan jika warung bakso yang baru tiga tahun Anda buka, yang telah Anda bangun penuh perjuangan sampai akhirnya memiliki sepuluh cabang di lintas kota, berkembang lagi sampai dua puluh cabang dan mulai memasok baksonya ke hotel-hotel dan restauran. Menghadapi perkembangan bisnis ini tentunya Anda memerlukan tambahan modal lebih besar dari investor baru atau bank – atau sah-sah saja jika modal itu berasal dari uang Anda sendiri. Anda dapat memasukan rekan usaha Anda yang baru ke dalam bisnis Anda sebagai sekutu pasif yang hanya memasukan modalnya. Jika ia tidak terlibat secara aktif menjalankan perusekutuan firma, maka perusahaan Anda telah berkembang menjadi Comanditair Venotschap (Komanditer/CV).

Jika sekutu aktif  menjalankan perusahaan dan menanggung kerugian sampai harta kekayaan pribadinya, dalam Komanditer sekutu pasif hanya bertanggung jawab sebatas modal yang dimasukannya ke dalam perusahaan – tidak meliputi harta kekayaan pribadinya. Sekutu pasif tidak memikul kerugian lebih dari jumlah uang yang telah dimasukkannya ke dalam CV – tanpa kewajiban untuk mengembalikan keuntungan yang telah dinikmatinya. Sekutu pasif juga tidak boleh melakukan pengurusan atau bekerja dalam perusahaan meskipun berdasarkan pemberian kuasa. Pelanggaran terhadap ketentuan ini membuat sekutu Komanditer ikut bertanggung jawab secara tanggung renteng untuk seluruh hutang. (www.legalakses.com).

Artikel Terkait:

Komentar

Komentar

DRAF SURAT
Download Draf Surat Kuasa Download Draf Berita Acara Draf Surat Pernyataan Draf Surat Resmi
 
TUTORIAL DOKUMEN LEGAL
Cara Membuat Surat Kuasa Dalam 7 Menit! Contoh Surat Kuasa Mengambil Barang Panduan Praktis Membuat Perjanjian Membuat Perjanjian Yang Sah dan Mengikat
 
LEGALPEDIA
Bedanya Distributor dan Agen Tanpa Meterai Perjanjian tetap Sah Perjanjian kontrak MOU
Rahasia Dagang DIgunakan Mantan Karyawan Hukum Kontrak Sewa Ruko Melindungi Rahasia Dagang