Uncategorized

Pembelaan Diri Pihak Yang Dituduh Wanprestasi Kontrak

Seorang debitur (orang yang memiliki kewajiban kontrak) yang dituntut karena tuduhan wanprestasi kontrak mempunyai hak untuk melakukan pembelaan diri. Dalam pembelaan diri tersebut, debitur harus mengemukakan alasan-alasannya mengapa ia tidak bersalah dan karenanya tidak dapat dianggap telah melakukan wanprestasi – sehingga tidak wajib menjalani hukuman membayar ganti rugi. Beberapa alasan yang dapat dikemukankan oleh debitur antara lain: karena force majeure (keadaan memaksa), kreditur juga telah melakukan kelalaian, dan kreditur telah melepaskan haknya.

Wanprestasi Kontrak (Ingkar Janji Perjanjian)

Wanprestasi kontrak adalah kebalikan dari prestasi kontrak. Kalau prestasi kontrak adalah melaksanakan sebuah kontrak sesuai komitmen, maka wanprestasi kontrak adalah tidak melaksanakan isi kontrak, dan tidak terlaksananya prestasi itu disebabkan karena kesalahan debitur (orang yang memiliki kewajiban untuk melaksanakan isi kontrak).

Syarat-syarat Berakhirnya Sebuah Kontrak (Perjanjian)

Dalam kontrak yang sederhana, berakhirnya kontrak bisa terjadi karena telah dilaksanakannya seluruh hak dan kewajiban kontrak. Penjual telah menyerahkan barangnya dan pembeli telah membayar harganya. Namun semakin kompleks suatu bisnis ditransaksikan, maka semakin kompleks pula cara-cara menyelesaikan sebuah kontrak.

Cara Mengubah Isi Kontrak Tertulis Dengan Adendum

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Adendum adalah jilid tambahan (pada buku), lampiran; ketentuan atau pasal tambahan, misalnya dalam akta. Dalam Black’s Law Dictionary, Addendum diartikan sebagai a thing that is added or to be added; a list or section consisting of added material.

Cara Menafsirkan Isi Kontrak Tertulis

Banyak orang berpikir bahwa perbedaan titik dan koma dalam kontrak bisa menimbulkan pengertian yang jauh menyimpang. Sikap berhati-hati dalam membuat dan melaksanakan kontrak adalah baik, tapi terlalu berhati-hati juga dapat memperpanjang waktu pembuatan kontrak dan melambatnya eksekusi bisnis. Namun sungguhpun setiap orang berhati-hati dalam membuat dan melaksanakan kontrak, perbedaan menafsirkan kata-kata dalam kontrak kadang tak terhindarkan.

Perselisihan Hubungan Industrial

Perselisihan Hubungan Industrial adalah perbedaan pendapat yang mengakibatkan terjadinya pertentangan diantara pengusaha dan pekerja (serikat pekerja). Pertentangan itu terjadi karena adanya perselisihan mengenai hak, perselisihan kepentingan, perselisihan pemutusan hubungan kerja dan perselisihan antara Serikat Pekerja dalam satu perusahan.

Perjanjian Kerja Bersama (PKB)

Perjanjian Kerja Bersama atau PKB adalah perjanjian antara Serikat Pekerja atau beberapa Serikat Pekerja (yang tercatat di instansi ketenagakerjaan) dengan pengusaha atau beberapa pengusaha atau perkumpulan pengusaha. Sebuah PKB di dalamnya memuat tentang syarat-syarat kerja dan hak dan kewajiban kedua belah pihak (Pasal 1 angka 21 UU Ketenagakerjaan).

Komponen Gaji Karyawan

Gaji atau Upah, termasuk pendapatan non-upah lainnya merupakan hak karyawan dan kewajiban perusaahaan. Upah karyawan dapat terdiri dari upah tanpa tunjangan, upah pokok dan tunjangan (baik tetap maupun tidak tetap). Selain upah, karyawan juga berhak mendapatkan pendapatan non-upah, yaitu THR dan pendapatan non-upah lainnya.

Gaji Karyawan Boleh Dipotong Hanya Untuk Komponen Ini

Pada prinsipnya, perusahaan dapat melakukan pemotongan terhadap gaji karyawan. Namun, pemotongan gaji tersebut ada batasannya, hanya berlaku pada komponen-komponen tertentu. Pemotongan gaji karyawan dapat dilakukan untuk membayar kewajiban karyawan terhadap perusahaannya, antara lain kawajiban membayar: denda, ganti rugi, uang muka upah, sewa rumah/barang, utang dan kelebihan pembayaran upah.

Klausul “Kesepakatan Para Pihak” Dalam Kontrak Tertulis

Demikian halnya dalam kontrak, sebuah body contract sebaiknya diawali dengan kesepakatan utama sebagai ijab-kabul (penawaran dan penerimaan). Berbagai hak dan kewajibannya sendiri, dapat disebutkan kemudian satu persatu, dalam pasal-pasal berikutnya. Penjual sepakat untuk menjual barang, sementara pembeli sepakat untuk membayar harganya. Pelaksana kerja sepakat untuk melaksanakan pekerjaan jasa, sementara pemberi kerja sepakat untuk membayar biaya jasanya.

Membuat Klausul “Definisi Istilah” Dalam Kontrak

Dalam sebuah kontrak, misalnya kontrak pekerjaan jasa, istilah biaya jasa kadang memiliki pengertian yang luas dan bisa bersayap: terbatas biaya jasa profesionalnya saja, atau termasuk ongkos-ongkos dan biaya lain? Misalnya dalam kontrak pekerjaan jasa pembuatan website. Istilah biaya jasa bisa berarti biaya jasa profesional pembuatan website-nya saja, atau sudah termasuk biaya nama domain dan lisensi software.

Latar Belakang Kontrak (Premise/Recital)

Sebelum memasuki adegan laga, sebuah film action perlu adegan pembuka untuk meyakinkan penonton: tokoh utama film itu memiliki alasan yang tepat untuk menghajar musuh-musuhnya yang berlindung di belakang penguasa setempat. Seperti film laga, sebuah kontrak juga memerlukan kata-kata. Kata pembuka ini untuk menemukan alasan harus disepakatinya seluruh hak dan kewajiban dalam kontrak.

Menuliskan Identitas Para Pihak Di dalam Kontrak (Perjanjian)

Salah satu bagian di dalam kontrak (perjanjian) tertulis, yang biasanya diletakan di halaman pertama kontrak sebagai pembuka adalah komparisi, yaitu bagian yang menjelaskan tentang para pihak pelaksana kontrak. Para pihak ini yang nantinya akan menandatangani kontrak dan karenanya wajib melaksanakan serta mengemban segala hak dan kewajiban dalam kontrak. Mereka adalah subyek hukum kontrak, yang sering juga disebut Pihak Pertama dan Pihak Kedua.

Tempat dan Waktu Pembuatan Kontrak atau Perjanjian

Penyebutan tempat dan waktu dibuatnya kontrak atau perjanjian, bukan merupakan syarat sahnya kontrak. Ketiadaan penyebutan tempat dan waktu kontrak ini tidak membuat sebuah kontrak menjadi tidak sah. Tapi karena fungsinya untuk mengatur hubungan hukum sekaligus sebagai alat bukti, penyebutan tempat dan waktu dibuatnya kontrak akan memberikan kepastian hukum.

Tempat dan Waktu Pembuatan Kontrak atau Perjanjian

Penyebutan tempat dan waktu dibuatnya kontrak atau perjanjian, bukan merupakan syarat sahnya kontrak. Ketiadaan penyebutan tempat dan waktu kontrak ini tidak membuat sebuah kontrak menjadi tidak sah. Tapi karena fungsinya untuk mengatur hubungan hukum sekaligus sebagai alat bukti, penyebutan tempat dan waktu dibuatnya kontrak akan memberikan kepastian hukum.

Membuat Nomor Kontrak atau Perjanjian

Nomor kontrak, seperti juga nomor rumah, merupakan identitas sebuah dokumen dalam tata susunan yang ditentukan berdasarkan penomoran. Penomoran ini berfungsi untuk memudahkan pencarian jika sewaktu-waktu dokumen tersebut diperlukan.

Membuat Judul Kontrak atau Perjanjian (Heading)

Dalam buku-buku tutorial tentang cara menulis fiksi, misalnya novel, salah satu tips yang umumnya diberikan adalah: membuat judul novel itu perlu mengandung misteri. Sebuah judul novel harus mampu merangkum keseluruhan cerita namun masih menyisakan teka-teki di pikiran pembaca: bagaimana sang…