Jam Istirahat Kerja Tidak Termasuk Jam Kerja

Bagikan artikel ini

Dalam memberlakukan jam kerja, sebuah perusahaan tidak boleh mempekerjakan karyawannya melebihi jam kerja maksimal yang ditentukan peraturan perundang-undangan. Namun dalam praktek, banyak karyawan yang masih mempertanyakan, apakah perhitungan jam istirahat kerja sudah termasuk jam kerja?

Jam Kerja

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021, waktu kerja karyawan di perusahaan tidak boleh lebih dari 40 jam seminggu. Untuk jam kerja maksimal perharinya, PP No. 35 Tahun 2021 menentukan:

  • Jika perusahaan memberlakukan waktu kerja 5 hari perminggu, maka jam kerja maksimal karyawan perhari adalah 8 jam. Misalnya hari kerja perusahaan berlangsung dari Senin sampai Jum’at, biasanya jam kerja karyawan berlangsung dari jam 08:00 sampai dengan jam 17:00.
  • Jika perusahaan memberlakukan waktu kerja 6 hari perminggu, maka jam kerja maksimal karyawan perharinya adalah 7 jam. Misalnya hari kerja perusahaan berlangung dari Senin sampai Sabtu, biasanya jam kerja karyawan berlangsung dari jam 09:00 sampai dengan jam 17:00. Di hari kerja terakhir dalam seminggu, biasanya hari Sabtu, karyawan bekerja setengah hari (5 jam).

Jam Istirahat Kerja

Selain wajib melaksanakan waktu kerja, karyawan juga berhak mendapatkan istirahat kerja. Salah satu bentuk istirahat kerja adalah hak istirahat diantara waktu kerja. Sesuai ketentuan Undang-undang Cipta, seorang karyawan yang bekerja selama 4 jam secara-menerus berhak mendapatkan istirahat kerja selama 30 menit. Jam istirahat kerja tersebut tidak termasuk jam kerja.

Dalam praktek, waktu istirahat diantara jam kerja tersebut biasanya berlangsung mulai pukul 12:00. Istirahat ini diberikan karena karyawan sudah bekerja secara terus-menerus selama 4 jam untuk karyawan yang masuk kerjanya jam 08:00, atau setelah 3 jam bekerja untuk karyawan yang mulai bekerja jam 09:00.

Meskipun undang-undang hanya memberikan waktu istirahat kerja minimal 30 menit, namun dalam praktek kebanyakan waktu istirahat kerja tersebut berlangsung selama 60 menit, dari jam 12:00 sampai jam 13:00 – atau sampai jam 13:30 untuk hari Jum’at.

Jam Istirahat Kerja Tidak Termasuk Jam Kerja

Berdasarkan penjelasan diatas, jelaslah bahwa jam istirahat kerja tidak termasuk jam kerja karyawan dalam sehari. Hal itu seperti juga ditegaskan dalam Undang-undang Cipta Kerja. Jika jam kerja perusahaan berlangsung dari jam 08:00 sampai jam 17:00 (9 jam),  maka waktu tersebut terbagi atas:

  1. Jam kerja maksimal perhari selama 8 jam.
  2. Jam istirahat kerja selama 1 jam.

(Dadang Sukandar, SH/www.legalakses.com).

Artikel lainnya:

Dokumentasi Legal Ketenagakerjaan Perusahaan