Jual Beli Tanah Non-Sertifikat

Melakukan jual beli tanah non-sertifikat secara umum lebih fleksibel dibandingkan jual beli tanah sertifikat. Transaksi jual-beli tanah sertifikat harus dilakukan berdasarkan akta jual beli (AJB) yang dibuat oleh PPAT (Perjabat Pembuat Akta Tanah). Untuk transaksi jual beli tanah non-sertifikat, perjanjian jual belinya dapat dilakukan berdasarkan perjanjian biasa. Namun demikian, sebaiknya perjanjian jual beli tanah non-sertifikat diketahui oleh Lurah/Kepala Desa setempat.

Artikel Populer

Membuat Perjanjian Suplai Barang Panduan Sholat Berjamaah Saat Pandemi Covid-19 Membuat Perjanjian Yang Sah & Mengikat Kritis Sebelum Menandatangani Kontrak Bisnis
Ketentuan Kerja Magang Di Perusahaan Kalau Lawan Kontrak Wanprestasi Negosiasi Kontrak & Kesepakatan Bisnis  Mengurus Perceraian Tanpa Pengacara