Klausul “Kesepakatan Para Pihak” Dalam Kontrak Tertulis

Dalam sebuah perkawinan, ijab-kabul merupakan pintu gerbang suami-istri untuk memasuki ikatan rumah tangga yang mungkin telah mereka rencanakan berbulan-bulan. Setelah memasukinya, suami istri tersebut akan terikat pada, yang disadari atau tidak, berbagai hak dan kewajiban sebagai suami dan istri dalam rumah tangga.

Demikian halnya dalam kontrak, sebuah body contract sebaiknya diawali dengan kesepakatan utama sebagai ijab-kabul (penawaran dan penerimaan). Berbagai hak dan kewajibannya sendiri, dapat disebutkan kemudian satu persatu, dalam pasal-pasal berikutnya. Penjual sepakat untuk menjual barang, sementara pembeli sepakat untuk membayar harganya. Pelaksana kerja sepakat untuk melaksanakan pekerjaan jasa, sementara pemberi kerja sepakat untuk membayar biaya jasanya.

Kesepakatan diatas merupakan kesepakatan utama dalam kontrak, kesepakatan inti mengenai kerja sama utama kontrak tersebut. Ketentuan-ketentuan lain yang terkait dengan kesepakatan utama tersebut, misalnya cara pembayaran atau cara penyerahan barang, bukan merupakan faktor utama sehingga dapat diatur menyusul dalam ketentuan berikutnya.

Karena kesepakatan merupakan syarat sahnya kontrak, maka pasal ini menegaskan penawaran dan penerimaan dari masing-masing pihak secara timbal balik tentang obyek utama kontrak tersebut. Di bagian ini pihak yang satu menawarkan obyek kontrak sementara pihak lainnya menerima penawaran tersebut, sehingga syarat kesepatan diantara keduanya telah dipenuhi. 

Contoh pasal kesepakatan utama:

Pasal 2

Kesepakatan Pekerjaan Jasa

Pihak Kedua dengan ini sepakat untuk melaksanakan pekerjaan jasa pembuatan website bagi kepentingan Pihak pertama sebagaimana Pihak Pertama dengan ini sepakat untuk melaksanakan pembayaran Biaya Jasa kepada Pihak Kedua.

Dalam pasal diatas para pihak menentukan bahwa jalinan hubungan hukum yang mereka buat adalah kerja sama untuk melaksanakan pekerjaan jasa, sekaligus secara timbal balik mereka menyepakati jenis pekerjaan dan kompensasi biaya jasanya. Istilah-istilah yang digunakan seperti pekerjaan jasa, website, dan biaya jasa, merupakan istilah-istilah utama yang ketentuannya dapat didefinisikan lebih lanjut dalam pasal-pasal berikutnya (Dadang Sukandar, S.H./www.legalakses.com).  

.

Artikel Terkait

Download Kontrak