MANAJEMEN LEGAL PERUSAHAAN (Legal Officer)

Jalannya sebuah perusahaan, dalam hal ini PT (Perseroan Terbatas), tidak akan pernah lepas dari aspek hukum, mulai dari perusahaan itu berdiri sampai perusahaannya bubar. Aspek hukum perusahaan ini sangat luas, sehingga diperlukan sebuah manajemen tersendiri untuk mengatur dan melaksanakannya. Itu sebabnya di banyak perusahaan, khususnya perusahaan menengah dan perusahaan besar, terdapat sebuah departemen khusus yang mengurusi uruan-urusan hukum perusahaan, yaitu Legal Department.

Sebenarnya bukan hanya perusahaan menengah dan besar saja, perusahaan yang skalanya masih kecilpun, juga memerlukan manajemen legal, meskipun katakanlah belum mempunyai tenaga khusus dalam bidang hukum. Sebuah perusahaan, apapun skalanya, baik besar maupun kecil, sedari awal berdirinya sudah akan berkaitan atau bersinggungan erat dengan hukum, mulai dari pembuatan Anggaran Dasarnya sampai kewajiban-kewajiban mengurus perizinan dan pembuatan kontrak-kontrak. Itu semua perlu diatur, perlu ditata yang rapih untuk kemudian bisa di-monitoring dan di-update secara berkala, untuk kemudian bisa mencapai keadaan yang ideal yang biasa disebut good corporate governance (GCG).

Misalnya, bagaimana membuat checklist perizinan yang diperlukan perusahaan, atau membuat checklist kontrak-kontrak, untuk kemudian perizinan atau kontrak-kontrak itu bisa dieksekusi atau di-update sesuai dengan tanggal jatuh temponya. 

Sumber daya yang menjalankan Legal Department umumnya adalah orang-orang yang mempunyai backround hukum, yaitu sarjana hukum (SH). Dalam prakteknya, pengetahuan substansi hukum saja ternyata tidak cukup, karena seorang Legal Officer, yaitu sumber daya yang akan menjalankan fungsi Legal Derpartment, perlu juga mempunyai pengetahuan tentang manajemen dan lapangan.

Di perusahaan berskala kecil, apalagi perusahaan baru atau start up, urusan hukum biasanya kurang mendapat prioritas. Hal ini karena biasanya fokus perusahaan kecil adalah peningkatan volume bisnis, misalnya peningkatan penjualan. Bahkan tidak jarang perusahaan kecil  cenderung berada dalam kondisi survive untuk mempertahankan  perusahaannya supaya bisa terus jalan.

Berikut adalah beberapa aspek legal perusahaan yang menjadi obyek dari Manajemen Legal Perusahaan sekaligus ruang lingkup dari tugas/pekerjaan Legal Officer:

  • Mengasistensi Tindakan Hukum Perusahaan (Legal Corporate Action)
  • Mengelola Perizinan Perusahaan
  • Membuat Kontrak-kontrak Perusahaan
  • Mengelola Dokumen Aset Perusahaan
  • Menangani Sengketa Hukum Perusahaan 

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO