Pembagian Warisan Menurut Hukum Islam (1 Istri & 3 Anak)

Bagi seseorang yang beragama Islam dan meninggal dunia, maka bagi ahli warisnya dapat membagi warisan dari pewaris tersebut berdasarkan hukum Islam. Sedangkan untuk orang yang bukan beragama Islam, bagi ahli warisnya berlaku pembagian warisan berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Perdata (burgerlijk wetboek). Kedua sistem hukum ini mengatur pembagian waris secara berbeda.

Meskipun kedua sistem pembagian waris tersebut berbeda, namun baik hukum Islam maupun hukum perdata barat keduanya sama-sama mendahulukan wasiat. Wasiat adalah pemberian suatu benda dari pewaris (orang yang meninggal) kepada orang lain (atau lembaga) yang berlaku setelah pewaris meninggal dunia.

Jika ketika meninggal dunia pewaris tidak meninggalkan wasiat, barulah perhitungan pembagian waris dilakukan berdasarkan sistem hukum waris. Untuk orang yang beragama Islam, pembagian waris itu dilakukan berdasarkan hukum Islam, atau berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Perdata bagi yang bukan beragama Islam.

.

Artikel Terkait

Download Kontrak