Perjanjian Kerja Bersama (PKB)

Perjanjian Kerja Bersama atau PKB adalah perjanjian antara Serikat Pekerja atau beberapa Serikat Pekerja (yang tercatat di instansi ketenagakerjaan) dengan pengusaha atau beberapa pengusaha atau perkumpulan pengusaha. Sebuah PKB di dalamnya memuat tentang syarat-syarat kerja dan hak dan kewajiban kedua belah pihak (Pasal 1 angka 21 UU Ketenagakerjaan).

Sebuah PKB harus dibuat berdasarkan musyawarah antara pengsaha dan serikat pekerja. PKB juga harus secara tertulis dengan huruf latin dan menggunakan bahasa Indonesia. Jika PKB dibuat dalam bahasa asing, maka PKB tersebut harus diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh penerjemah tersumpah.

Sebuah PKB mempunyai masa berlaku maksimal 2 tahun. Jika masa berlakunya habis, PKB dapat diperpanjang untuk maksimal 1 tahun
berdasarkan kesepakatan. Perundingan pembuatan PKB berikutnya paling cepat dilakukan 3 bulan sebelum PKB yang lama berakhir. Jika perundingan tidak tercapai, maka PKB yang lama tetap berlaku untuk waktu maksimal 1 tahun.

Sebuah PKB harus berisi sekurang-kurangnya:

  • Hak dan kewajiban pengusaha.
  • Hak dan kewajiban Serikat Pekerja.
  • Jangka waktu dan tanggal mulai berlakunya PKB
  • Tanda tangan para pihak.

Isi dari PKB tentu saja tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal terdapat ketentuan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, maka ketentuan tersebut menjadi batal demi hukum.

Sebuah PKB dapat dilakuan perubahan. Perubahan tersebut harus dilakukan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak, pengusaha dan pekerja (serikat pekerja). Pengusaha dilarang mengganti PKB dengan peraturan perusahaan sepanjang di perusahaan tersebut masih ada Serikat Pekerja. Bila di perusahaan tidak ada lagi Serikat Pekerja dan PKB diganti dengan peraturan perusahaan, maka ketentuan dalam peraturan perusahaan tidak boleh lebih rendah dari PKB.

.

Artikel Terkait

Download Kontrak