Perusahaan Firma

Pada prinsipnya, persekutuan Firma adalah sebuah Persekutuan Perdata, yaitu hubungan hukum berdasarkan perjanjian dimana dua orang atau lebih, saling berjanji memasukan sesuatu ke dalam persekutuan, dan dari pemasukan atau modal itu kemudian mereka menjalankan usaha yang keuntungannya dibagi bersama. Pengertian Persekutuan Perdata ini diatur dalam Pasal 1618 Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUHPerdata):

Persekutuan Perdata adalah suatu persetujuan atau perjanjian antara dua orang atau lebih, yang berjanji untuk memasukkan sesuatu ke dalam persekutuan, dengan maksud supaya keuntungan yang diperoleh dari persekutuan itu dibagi di antara mereka.

Firma adalah Persekutuan Perdata seperti diatas, namun dalam bentuk yang lebih khusus. Kekhususan itu adalah, didirikan untuk menjalankan perusahaan, menggunakan nama bersama, dan tanggung jawab para pemilik Firma (sekutu) bersifat tanggung renteng.

Sebagai sebuah Persekutuan Perdata, Firma didirikan berdasarkan perjanjian. Karena dasar pendiriannya adalah perjanjian, maka Firma didirikan oleh beberapa orang (lebih dari satu orang). Masing-masing pendiri Firma ini disebut sebagai sekutu.

Selain didirikan berdasarkan perjanjian, sebuah Firma didirikan untuk menjalankan perusahaan. Hal ini perlu ditekankan karena selain perusahaan, ada juga Persekutuan Perdata yang didirikan tanpa menjalankan perusahaan, misalnya perkumpulan ormas (organisasi kemasyarakatan).

Seperti halnya CV dan PT, Firma juga memiliki nama perusahaan. Nama Firma dibuat dengan menggunakan nama bersama, yang umumnya diambil dari nama salah satu pendiri atau gabungan dari nama-nama para pendirinya. Misalnya, Rozanie & Co. (Rozanie and Compagnion), atau Firma RUDAL yang merupakan kumpulan dari para pendirinya yang bernama Rudi, Anton dan Limbong.

Dalam Firma setiap sekutu punya peran aktif dalam menjalankan perusahaan. Dalam pelaksanaannya mereka bertanggung jawab secara tanggung renteng, yaitu hutang yang dibuat oleh salah satu sekutu akan mengikat sekutu yang lain dan demikian sebaliknya – pelunasan hutang Firma yang dilakukan oleh salah satu sekutu akan membebaskan sekutu yang lain dari hutang tersebut.

Jika perusahaan Firma yang bergerak dibidang jasa event organizer (EO), maka kontrak yang dibuat antara salah sekutu Firma tersebut dengan pihak ketiga akan mengikat rekan-rekan sekutu tersebut, sehingga sekutu yang mengikatkan diri itu bersama para sekutu Firma lainnya akan memikul kewajiban yang sama. Begitu juga sebaliknya, pelaksanaan kewajiban yang dilakukan oleh salah satu sekutu akan membebaskan sekutu Firma yang lain dari kewajiban yang sama.

Dalam Firma, tanggung jawab para sekutu tidak terbatas hanya pada modal yang dimasukannya ke dalam Firma, tapi juga meliputi seluruh harta kekayaan pribadi sekutu Firma. Kalau kekayaan Firma tidak mencukupi untuk melunasi hutang Firma, maka pelunasan hutang tersebut akan dilakukan dari harta kekayaan pribadi para sekutunya (www.legalakses.com).

0
.

Artikel Terkait

Download Kontrak

Video