Selama Pemberlakuan PSBB Kegiatan Khitanan, Pernikahan dan Pemakaman Masih Dapat Dilakukan, Ini Syaratnya

Dengan diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) selama masa pandemi Covid-19, banyak sekali kegiatan luar rumah yang dilakukan pembatasan. Hal ini untuk mencegah semakin meluasnya penularan Covid-19 dan memutus mata rantai penyebarannya. Sesuai ketentuan PSBB sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta No. 33 Tahun 2020 dan Pergub Jabar No. 27 Tahun 2020, ada setidaknya 6 bidang kegiatan masyarakat yang dibatasi, yatu:

  1. Kegiatan di sekolah.
  2. Aktivitas di tempat kerja/kantor
  3. Kegiatan keagamaan di rumah ibadah atau tempat lain.
  4. Kegiatan di tempat atau fasilitas umum
  5. Kegiatan sosial budaya.
  6. Penggunaan moda transportasi untuk pergerakan orang dan barang.

Dalam pembatasan kegiatan sosial dan budaya di daerah yang diberlakukan PSBB, secara umum semua kegiatan yang menyebabkan kerumunan orang tidak diperbolehkan. Kegiatan itu termasuk perkumpulan atau pertemuan politik, hiburan, olah raga dan akademik.

Namun masih ada beberapa kegiatan sosial dan budaya yang dapat dilakukan meskipun di daerahanya diberlakukan PSBB, yaitu kegiatan khitan, pernikahan dan pemakaman atas orang yang meninggalnya bukan karena COvid-19. Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan kagiatan sosial dan budaya yang dikecualikan, namun harus dilakukan berdasarkan protokol yang ditetapkan, antara lain:

Khitanan

  • Dilakukan pada fasilitas pelayanan kesehatan.
  • Dihadiri oleh kalangan terbatas.
  • Meniadakan acara perayaan yang mengundang keramaian.
  • Menjaga jarak antar pihak yang hadir (physical distancing) paling sedikit dalam rentang 1 meter.

Pernikahan

  • Dilakukan di KUA atau Kantor Catatan Sipil.
  • Dihadiri oleh kalangan terbatas
  • Meniadakan acara resepsi pernikahan yang mengundang keramaian.
  • Menjaga jarak antar pihak yang hadir (physical distancing) paling sedikit dalam rentang 1

Pemakaman

Kegiatan pemakaman atau takziah kematian orang yang bukan karena Covid-19 dilaksanakan dengan ketentuan:

  • Dilakukan di rumah duka.
  • Dihadiri oleh kalangan terbatas.
  • Menjaga jarak antar pihak yang hadir (physical distancing) paling sedikit dalam rentang 1 meter.

ARTIKEL TERKAIT