Suami Istri Bersama-sama Bisa Mendirikan PT (Perseroan Terbatas)

Hubungan keluarga, secara prinsip, tidak menghalangi untuk mendirikan perusahaan badna hukum PT (Perseroan Terbatas). Misalnya, antara orang dan anak, atau antara saudara kandung, bisa bersama-sama mendirikan PT. Hal ini tentunya sepanjang para pihak cakap untuk melakukan perbuatan hukum.

Pengecualiannya adalah jika hubungan keluarga tersebut merupakan hubungan suami dan istri. Hubungan suami istri tersebut yang membatasi hak suami dan istri mendirikan sebuah PT bersama-sama. Mengapa hubungan suami-istri terlarang mendirikan PT? Hal ini karena dalam hubungan suami istri terdapat percampuran harta perkawinan dalam harta bersama. Dalam percampuran harta bersema tersebut, suami dan istri secara hukum dianggap sebagai satu subyek hukum, yang memilik satu jenis kekayaan, yaitu harta bersama.

Namun hal tersebut ada pengecualiannya, yaitu suami dan istri dapat mendirikan sebuah perusahaan PT bersama-sama sepanjanga diantara mereka terdapat perjanjian perkawinan (prenuptial agreement). Perjanjian perkawinan tersebut memisahkan harta bersama suami-istri ke dalam penguasaan masing-masing, dan karenanya suami istri dapat mendirikan PT secara bersama-sama.

.

Artikel Terkait

Download Kontrak