Syarat Membuat Kontrak Yang Sah: Suatu Hal Tertentu

Sebagai salah satu syarat sahnya kontrak, suatu hal tertentu merupakan obyek dari kontrak: sebuah barang dalam kontrak jual beli barang, atau sebuah pekerjaan jasa dalam kontrak pekerjaan jasa. Suatu hal tertentu berarti isi atau pokok dari kontrak, yaitu sebuah hak dan kewajiban dari kreditur dan debitur.

Dalam sebuah kontrak, obyek kontrak harus dapat ditentukan secara definitif, baik kualitas maupun kuantitasnya. Dalam jual beli mobil, misalnya, kuantitas dan kualitas itu meliputi satu buah mobil sedan merek tertentu seharga tiga ratus juta rupiah. Jika obyek perjanjian tidak dapat didefinisikan secara rinci, minimal obyek tersebut dapat ditentukan jenisnya. Hal ini seperti ditentukan dalam Pasal 1333 KUHPerdata:

Suatu perjanjian harus mempunyai pokok suatu barang yang paling sedikit ditentukan jenisnya. Tidaklah menjadi halangan bahwa jumlah barang tidak tentu, asal saja jumlah itu kemudian dapat ditentukan atau dihitung.

Bagaimanakah menentukan jumlah hasil panen singkong di atas kebun seluas sepuluh hektar dalam kontrak pembelian hasil panen singkong, jika panen kebun singkong tersebut masih belum dapat dilakukan saat penandatanganan kontrak? Untuk menentukan jumlah dan kualitasnya, tentu masih belum dapat dilakukan mengingat masa panen belum tiba.

Meskipun kualitas dan kuantitas obyek kontrak itu baru dapat ditentukan secara pasti ketika panen singkong tiba, namun yang paling penting saat ini adalah obyeknya telah definitif: hasil panen kebung singkong di atas lahan seluas sepuluh hektar – berapapun hasil akhirnya nanti (Dadang Sukandar, S.H./www.legalakses.com).

.

Artikel Terkait

Download Kontrak