Tempat dan Waktu Pembuatan Kontrak atau Perjanjian

Penyebutan tempat dan waktu dibuatnya kontrak atau perjanjian, bukan merupakan syarat sahnya kontrak. Ketiadaan penyebutan tempat dan waktu kontrak ini tidak membuat sebuah kontrak menjadi tidak sah. Tapi karena fungsinya untuk mengatur hubungan hukum sekaligus sebagai alat bukti, penyebutan tempat dan waktu dibuatnya kontrak akan memberikan kepastian hukum.

Tempat dan waktu pembuatan kontrak biasanya disebutkan di bagian awal kontrak, atau sebagai pembuka setelah judul dan nomor kontrak. Bagian ini menjelaskan tentang jenis kontrak, di mana kontrak itu di buat dan kapan.

Anda tentu saja tidak perlu menyebutkan alamat lengkap di mana kontrak itu dibuat. Anda, misalnya, cukup hanya menyebutkan Kabupaten atau Kotamadyanya saja sebagai tempat dibuatnya kontrak. Begitu juga waktu pembuatan kontrak, cukup sebutkan hari dan tanggal tanpa perlu menyebutkan jam.

Jika dalam kontrak tidak disebutkan tempat dan waktu pembuatan kontrak, maka tempat dan tanggal penandatanganan kontrak itu senyatanya dilakukanlah yang akan dianggap sebagai tempat dan waktunya. Jika kontrak tersebut ditandatangani oleh para pihak pada tempat dan waktu yang berbeda, maka di tempat dan waktu yang terakhir kontrak itu ditandatanganilah yang menjadi tempat dan waktu pembuatan kontrak.

Selain di bagian pembuka, beberapa kontrak kadang menyebutkan tempat dan waktu kontrak itu di bagian akhir sebelum kolom penandatanganan. Berikut adalah contoh kata pembukaan kontrak yang menunjukan tempat dan waktu dibuatnya kontrak:

Perjanjian Pekerjaan Jasa Pembuatan Website Nomor: 008/SPK/IT-Website/I/2017 ini dibuat dan ditandatangani di Jakarta Selatan pada hari ini, Senin tanggal 30 Maret 2021 (“Perjanjian”), oleh dan di antara:

(Dadang Sukandar, S.H./www.legalakses.com)

(Visited 3 times, 1 visits today)
Share:
.

Download Kontrak